![]() |
| BandarJudiQQ |
Kemenangan ini bisa saja lebih cepat diraih oleh Juventus, namun beberapa kali mereka luput karena fokus terbagi ke Liga Champions. Namun begitu, Juventus merupakan klub paling cepat meraih juara diantara lima liga top Eropa hanya dengan 33 pertandingan.
Scudetto yang didapatkan mereka musim ini merupakan gelar kedelapan secara beruntun yang sukses diraih oleh pasukkan Allegri. Juventus terlalu kuat di Serie A dengan delapan tahun juara beruntun dan bukanlah hal yang mudah untuk diraih dan dipatahkan.
Juventus saat menghadapi Fiorentina sebenarnya bermain kurang terlalu baik. Juve sempat tertinggal terlebih dahulu dan membutuhkan keberuntungan untuk bisa menang pada laga tersebut. Semangat para pemain Juve akhirnya membara untuk menjawab harapan publik Turin.
Beberapa hari yang lalu, Juventus harus mengandaskan mimpi mereka setelah disingkirkan oleh Ajax Amsterdam. Juve berhasil melewati mimpi buruk mereka setelah berhasil mengangkat trofi Serie A yang kedelapan kalinya. Inilah yang menjadi bukti ketegasan mereka mendominasi sepakbola Italia.
Juventus Mendominasi Serie A
Kekuatan Juve di Serie A tidak perlu diragukan lagi. Selama bertahun-tahun, belum ada tim yang mampu bersaing secara ketat dengan Juventus. Napoli sempat menjadi tim yang sanggup bersaing di musim 2017/2018 lalu, namun kualitas pemain Juventus yang menjadi pembeda diantara mereka.
Juve tampaknya tidak akan mengurangi dominasi mereka sebagai tim superior di Italia. Juve yang telah sukses menjuarai Serie A delapan musim terakhir dan mereka siap menjadi juara untuk beberapa musim kedepan dengan mendatangkan pemain-pemain terbaik.
Kesuksesan ini juga disebabkan oleh kondisi persaingan Serie A. Kekuatan tim-tim top Serie A musim ini seperti Napoli, Inter Milan, AC Milan tampaknya mereka belum bisa mengejar Juventus untuk dua musim berikutnya.
Mimpi Juara Liga Champions
Meski Juve mendominasi di Serie A, namun mereka belum bisa mewujudkan mimpi besar untuk bisa menjuarai Liga Champions. Mereka sebenarnya sudah mencapai dua kali final Liga Champions, tapi gagal dikeduanya. Kegagalan ini membuat Juve semakin semangat dan kian membara.
Juve sampai mendatangkan mega bintang Real Madrid ke Allianz Stadium. Cristiano Ronaldo merupakan pemain terbaik dalam sejarah Liga Champions dan menjadi harapan bagi Juventus untuk menjuarai Liga Champions musim ini.
Sayang kedatangan CR7 belum cukup membawa Juve ke partai puncak, dan harus kandas di perempat final setelah berhadapan dengan Ajax Amsterdam yang menjadi mimpi buruk mereka.
Pertanyaan terbesar bagi Juventus hanya satu, apa yang akan mereka lakukan di musim depan untuk bisa mengembalikan kejayaan di Liga Champions?

Komentar
Posting Komentar